Jumat, 07 April 2017

Topologi Jaringan LINIER / RUNTUK/ LINE

Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.
  
Kelebihan :                                                        
·      hemat kabel
·      tata letak kabel sederhana
·      mudah dikembangkan
·      tidak butuh kendali pusat     
·      penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan

Kekurangan :
·      deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
·         kepadatan lalu lintas tinggi
·         keamanan data kurang terjamin
·         kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah
·         diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Topologi Jaringan POHON / TREE

Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Kelebihan :
·      Scalable, level-level dibawah level utama dapat menambahkan node baru dengan mudah.
·      Koneksi terjadi secara point to point.
·      Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
·      Mudah di kembangkan

Kekurangan :
·      Pada area yang luas sulit untuk melakukan perawatan jaringan.
·      Karena topologi ini adalah varian dari topologi BUS maka jika kabel backbone (kabel utama penyedia arus data) rusak maka seluruh jaringan akan down).
·      Dapat terjadi tabrakan file data (collision).
·      Lebih sulit untuk mengkonfigurasi dan memasang kabel dari pada topologi lain.
·      Jika salah satu node rusak, maka node yang berada di jenjang bagian bawahnya akan rusak.
·      Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.

Topologi Jaringan MESH

Topologi mesh disebut juga dengan topologi jala karena bentuknya yang menyerupai jala. Untuk pengertian topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat saling terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan. 

Pada topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lain karean perangkat saling terhubung secara langsung atau bisa disebut dengan istilah dedicated links. Komunikasi yang ada pada topologi mesh berjalan relatif cepat dan biasanya digunakan untuk membangun jaringan dengan skala yang tidak terlalu besar.

Dalam membangun topologi mesh kita dapat melakukan beberapa perhitungan dengan menggunakan rumus n(n-1)/2 , misalnya terdapat 6 buah komputer dalam satu jaringan, maka kabel yang akan digunakan untuk membangun jaringan dengan topologi mesh adalah 6 (6 - 1) / 2 = 15 koneksi, kemudian masing - masing komputer diharuskan memiliki Port I/O sejumlah 6-1= 5 Port I/O rumaus yang digunakan adalah n-1.



Ciri - Ciri Topologi Mesh
Topologi mesh ini mempunyai karakteristik atau ciri - ciri, dan berikut ini adalah ciri - ciri dari jaringan komputer yang dibangun dengan menggunakan topologi mesh :
1.  Perangkat saling terhubung satu sama lain.
2.  Kabel yang digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan node lain dalam jaringan terbilang cukup banyak. 
3.  Pada setiap node setidaknya memiliki lebih dari 2 Port Input/Output.
4.  Konfigurasi pada setiap node yang berbeda dalam berkomunikasi.

Dengan memahami ciri - ciri pada topologi jaringan mesh maka kita bisa membantu dalam menganalisa topologi sebuah jairngan. Nah, pada sub bab selanjutnya akan membahas bagaimana cara kerja topologi mesh.

Cara Kerja Topologi Mesh
Secara sederhana cara kerja topologi mesh adalah setiap node pada jairngan akan saling tehubung karena menggunakan kabel yang langsung menuju node yang dituju. Jadi, data yang yang mengalir akan langsung menuju ke node yang dituju sehingga data yang mengalir pada topologi mesh sangat cepat. Data yang mengalir ini langsung menuju node tujuan tanpa harus melalui node yang lain.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh
Setiap topologi mempunyai keunggulan dan kelemahannya masing - masing, begitu juga dengan topologi mesh. Nah, inilah beberapa keunggulan dan kelemahan topologi mesh.

Kelebihan Topologi Mesh
1.  Topologi mesh memiliki hubungan dedicated link yang menjamin data langsung dikirim ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lain sehingga data yang mengalir dapat berjalan lebih cepat.
2.  Topologi mesh memiliki sifat Robust, yaitu jika terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena kerusakan kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
3.  Pada topologi mesh privacy dan security terjamin karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak dapat diakses oleh komputer yang lain.
4.  Mudah dalam mengidentifikasi masalah kerusakan koneksi antar jaringan komputer.

Itulah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh topologi mesh yang membuat topologi mesh patut untuk diterapkan ketika memabangun sebuah jaringan. 


Kekurangan Topologi Mesh
Selain mempunyai kelebihan topologi mesh juga mempnyai kekurangan, dan berikut ini adalah kekurangan atau kelemahan yang dimiliki oleh topologi mesh :
1.  Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O, jadi semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan banyak kabel links dan port I/O.
2.  Sulit untuk melakukan installasi dan konfigurasi karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung. 
3.  Jaringan komputer dengan topologi mesh sangat banyak menggunakan kebel dan diperlukan ruangan yang cukup besar pada untuk membangu jaringan komputer.

Nah, itulah kekurangan yang ada pada topologi mesh tentunya hal ini menjadi bahan pertimbangan ketika akan membangun jaringan dengan topologi mesh.
Pada dasarnya dalam penerapannya topologi mesh ini merukan gabungan dari topologi ring dan star. 

Jadi dapat disimpulkan bahwa topologi mesh ini merupakan gabungan dari topologi ring dan star yang mana setiap perangkat terhubung secara langsung.



Topologi Jaringan RING

Topologi jaringan token ring adalah sebuah topologi dalam jaringan komputer yang mempunyai ciri khusus yaitu berbentuk lingkaran seperti cincin dalam desainnya dan semua workstation dan server dihubungkan menjadi satu membentuk pola lingkaran. Setiap workstation maupun server akan menerima data atau informasi yang disharing, jika alamat yang dimaksud sesuai dengan maka informasi atau data akan diterima, dan jika alamat yang tidak sesuai maka informasi tersebut akan dilewatkan ke komputer yang lain. Topologi Ring hanya menghubungkan secara langsung dua perangkat dalam jaringan (lihat gambar topologi Ring).

Seperti terlihat pada gambar diatas, bentuk topologi jaringan Ring yang menyerupai bentuk cincin (ring) ini, maka sinyal data akan bergerak searah dari satu perangkat satu ke perangkat lainnya sampai pada akhirnya berhenti di perangkat tujuan sehingga semua paket data yang dikirimkan pada topologi jaringan ini akan melewati semua host atau node dalam jaringan. Dengan kata lain, untuk mencapai perangkat D maka sinyal yang dikirimkan dari perangkat A harus melalui perangkat B dan C.

Permasalahannya adalah sinyal akan semakin melemah apabila jarak yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan semakin jauh. Karenanya untuk mengatasi lemahnya sinyal data karena kemungkinan menempuh jarak di luar batasan yang dibolehkan, maka setiap perangkat pada topologi ini dilengkapi dengan sebuah repeater. Dengan adanya Repeater, maka sinyal data yang melalui sebuah perangkat akan langsung diperkuat kembali sehingga dapat 'berjalan' terus ke perangkat lainnya, demikian seterusnya sampai pada akhirnya sinyal data tersebut tiba di perangkat tujuan.

Fungsi Topologi Jaringan Ring ( Token Ring)
Sama seperti topologi jaringan lainnya Topologi jaringan ring berfungsi untuk membauat cara untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain, sehingga semua komputer yang terhubung dalam jaringan akan dapat berkomunikasi satu sama lain.
Masing-masing node dalam topologi ring akan dilewati paket data yang dikirimkan oleh user, akan tetapi jika node tersebut bukan alamat tujuan dari paket maka node akan meneruskan paket sehingga paket tersebut akan sampai pada alamat yang dituju.

Kelebihan dan Kelemahan Topologi Jaringan Ring (Token Ring)
Kelebihan dari topologi ini adalah desain dalam jaringan sangat mudah dan sederhana, juga tidak membutuhkan banyak kabel jaringan untuk menghubungkannya selain itu pada topologi ini tidak ada tabrakan pengiriman data atau collision seperti pada topologi jaringan bus. Sedangkan kelemahan dari topologi token ring setiap node dalam jaringan akan ikut mengelola data atau informasi yang di sharing sehingga jika salah satu node mengalami gangguan maka selurung jaringan akan terganggu dan pengiriman data tidak bisa disampaikan.

Kelebihan Topologi Jaringan Ring (Token Ring)
·       Data yang mengalir pada topologi ini adalah satu arah sehingga collision atau tabrakan data dapat dihindarkan.
·       Aliran data mengalir lebih cepat dan mampu untuk menangani lalu lintas data yang tinggi karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
·       Dapat melayani aliran lalu lintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
·       Waktu untuk mengakses data lebih optimal karena dapat mempertimbangkan jarak tempuh yang lebih cepat untuk menuju alamat yang dituju. 

Kelemahan Topologi Jaringan Ring (Token Ring)
·       Apabila ada salah satu komputer atau node dalam topologi ring yang gagal berfungsi atau mengalami masalah, maka akan
·       mempengaruhi keseluruhan jaringan.
·       Menambah atau mengurangi computer dalam jaringan akan mempengaruhi jaringan yang sedang berjalan.
·       Butuh penanganan khusus karena sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.

Karakteristik Topologi Jaringan Ring (Token Ring)
1.   Nodenode atau komputer-komputer dalam jaringan dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran atau cincin.
2.   Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
3.   Paketpaket data dapat mengalir dalam jaringan adalah satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision atau tabrakan data dapat dihindarkan.
4.   Kesulitan pada topologi ini adalah jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut

5.   Type kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6)

Topologi Jaringan STAR


Topologi star merupakan topologi yang paling sering digunakan untuk merancang jaringan pada saat ini. Topologi ini mempunyai ciri, yaitu adanya switch atau hub yang menghubungkan ke setiap komputer baik server maupun client. topologi jaringan star mempunyai ciri fisik yang paling mudah dikenali yaitu adanya switch atau hub sebagai kontrol terpusat dalam jaringan, selain itu Topologi star juga menggunakan kabel UTP dan konektor RJ 45 sebagai media transmisinya

Fungsi Topologi Jaringan Star
Topologi jaringan star berfungsi untuk menghubungkan antar komputer satu dengan komputer lain dalam jaringan komputer baik komputer tersebut bertindak sebagai server maupun bertindak sebagai client. Selain untuk menghubungkan antar komputer dalam satu jaringan atau satu network topologi jaringan star juga dapat digunakan untuk menghubungkan perangkat keras jaringan lain seperti router, modem, access point dan lain sebagainya
 
Kelebihan dan Kelemahan Topologi Jaringan Star
1. Kelebihan topologi jaringan star
·       Paling fleksibel dibandingkan dengan topologi yang lain
·       Pemasangan workstation yang baru sangat mudah, dan tidak mengganggu kerja dari komputer yang lain
·       Kontrol terpusat, sehingga memudahkan pengecekan kesalahan jaringan.
·       Kemudahan deteksi kesalahan pada jaringan, karena adanya kontrol terpusat dan satu kabel untuk satu komputer.
·       Apabila satu komputer mengalami masalah dalam jaringan, komputer yang sain tidak akan terganggu
2. Kelemahan topologi jaringan star
·       Boros kabel, karena topologi ini satu komputer akan dihubungkan ke hub dengan satu kabel, sehingga jika banyak komputer pada jaringan maka akan menggunakan kabel yang banyak pula.
·       Perlu penanganan khusus untuk pengelolaan jaringan.
·       Kontrol terpusat(hub) menjadi elemen yang sangat kritis, sehingga jika hub mengalami kerusakan maka semua jaringan akan mengalami masalah.

Karakteristik Topologi Jaringan Star
1.   Setiap node atau komputer berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB atau switch)
2.   Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
3.   Sangat mudah dikembangkan. sehingga jika ingin menambahkan jaringan yang baru kita tinggal menambahkan kabel dan menghubungkan ke switch.
4.   Kerusakan pada salah satu node tidak berpengaruh pada jaringan yang lain, misalnya jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
5.   Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.
6.   Konektor yang digunakan adalah konektor RJ 45

Cara Kerja Topologi Jaringan Star
Pada topologi jaringan star tidak langsung terhubung satu sama lain pada kabel maupun komputer, tetapi melalui perangkat pusat pengendali (central controller) yang biasa disebut dengan HUB atau switch. Perangkat ini(Switch atau hub) mempunyai peran yang sangat penting dalam jaringan sehingga jika switch mengalami masalah maka seluruh jaringan juga akan mengalami masalah.

Pada topologi star, HUB berfungsi layaknya seperti pengatur lalu lintas. Jika satu komputer ingin mengirimkan data ke komputer lainnya maka data tersebut dikirimkan ke HUB terlebih dahulu, yang kemudian meneruskannya ke komputer tujuan

Topologi jaringan BUS

Topologi bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. sebelum menentukan topologi ini untuk membangan sebuah jaringan komputer alangkah baiknya kita mengetahui keuntungan dan kerugian topologi ini.
Topologi jaringan sendiri artinya suatu cara menghubungkan perangkat telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.

Fungsi Topologi Jaringan Bus
Fungsi topologi jaringan bus adalah untuk menghubungkan komputer sehingga masing-masing komputer atau node dapat saling berkomunikasi. Topologi bus akan menggunakan kabel utama sebagai pusat lalu lintas data

Kelebihan dan Kelemahan Topologi Jaringan Bus
1. Keuntungan topologi jaringan bus
·       Hemat kabel, karena pada topologi bus hanya menggunakan kabel tunggal dan terpusat sebagai media transmisi sehingga tidak membutuhkan banyak kabel seperti pada topologi jaringan star.
·       Layout kabel sederhana, pada pemasangan topologi bus rancangan dan skema kabel yang digunakan sangat sederhana sehingga mudah dalam pemasangannya.
·       Pengembangan jaringan komputer atau penambahan komputer baru baik sebagai server maupun client dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu komputer atau workstation yang lain.
·       Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain. karena pada topologi jaringan yang lain akan membutuhkan banyak kabel dan perangkat jaringan lainnya seperti switch atau hub untuk menghubungkan antar node.
·       Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus, karena topologi jaringan ini sangat sederhana
2. Kerugian topologi bus
·       Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil sehingga jika jaringan mengalami gangguan, maka akan lebih sulit untuk mengidentifikasi kesalahan yang ada.
·       Kepadatan lalu lintas pada jalur utama, karena topologi bus menggunakan kabel terpusat sebagai media transmisi maka lalu lintas data akan sangat padat pada kabel utama.
·       Jika kabel utama mengalami gangguan maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan pula.
·       Diperlukan repeater sebagai penguat sinyal jika akan menambahkan workstation dengan lokasi yang jauh.

Karakteristik Topologi Jaringan Bus
Topologi jaringan bus memiliki karakteristik jaringan sebagai berikut:
·       Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator. Terdapat kabel utama sebagai pusat lalu lintas data.
·       Sangat sederhana dalam instalasi
·       Sangat ekonomis dan dalam segi pembiayaan.
·       Paketpaket data saling bersimpangan pada suatu kabel
·       Tidak diperlukan hub atau switch, yang banyak diperlukan adalah Tconnector dan konektor BNC pada setiap Ethernet card.
·       Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Cara kerja Topologi Jaringan Bus

Topologi jaringan bus akan menghubungkan masing-masing komputer di dalam sebuah jaringan yang disebut trunk segmen. Bus biasanya disebut kabel yang menghubungkan ujung ke ujung lainnya sehingga setiap node pada topologi bus akan terhubung ke kabel-kabel tersebut dan Pada akhir setiap terminator yang ditempati, ia mengenali kemana arah data berpergian dan terminator digunakan untuk menyerap sinyal.

Ciri-ciri Fisik Topologi Jaringan Bus
Topologi jaringan bus mempunyai ciri fisik yang paling utama adalah adanya kabel tunggal sebagai pusat lalu lintas data, selain itu topologi jaringan juga menggunakan konektor BNC dan TConector untuk menghubungkan antar komputer.